Main menu:

My site was nominated for Best Parenting Blog!
Vote for BeingMom!
 
 
 
Subscribe milis BeingMoM


 
 

Visit: 387084*

sejak 20 Januari 2007

Add to Technorati Favorites

Site search

Categories

Archive

Menilai Pertumbuhan Anak

I.      Apakah berat badan si kecil “cukup”?

 

Permasalahan umum pada pemeriksaan rutin balita adalah anak belum mencapai berat badan yang ”ideal”, dimana kadang dipakai ukuran sebagai berikut:

 

a.     Pertambahan berat badan sesuai dengan umur

-       Usia 3 bulan pertama, kenaikan BB 600–1.000 gr/bln.

-       Usia 3 bulan kedua, kenaikan BB 600 – 700 gr/bulan.

-       Usia 3 bulan ketiga, kenaikan BB 400 – 500 gr/bulan.

-       Usia 4 bulan keempat, kenaikan BB 300 – 400 gr/bln.

-       Diatas 12 bulan, kenaikan BB sekitar 250 gram/bulan.

 

b.    Ukuran standar:

-       Berat badan bayi berusia 6 bulan           : 2 x BB lahir

-       Berat badan bayi berusia 12 bulan          : 3 x BB lahir

-       Berat badan bayi berusia 24 bulan          : 4 x BB lahir

 

Dari beberapa patokan angka diatas, tidak ada satupun ukuran yang dapat menentukan berat badan anak yang ideal.

Read more »

Liputan Kopdar Ultah ke 4

Minggu 18 April 2010 jam 9 pagi. Sebagian orang mungkin masih bermalas-malasan di rumah. Tetapi sebagian BM-ers ternyata sudah berada di jalan, bahkan sudah tiba di daerah Kemang Utara, tepatnya di klinik Kancil.

 

Pagi ini, dalam rangka ultahannya milis BeingMoM yang ke 4, diadakan workshop kecil-kecilan mengenai bagaimana mengenal diri sendiri dan anak-anak.  Fasilitatornya adalah pak Daniel yang biasa membawakan sesi ini di berbagai perusahaan.

 

Read more »

Bunda Tahu Semuanya !

Dalam rangka memperingati ulang tahun BeingMoM yang ke-4, telah diadakan Lomba Penulisan Buletin bagi BMers, sebutan bagi member milis BeingMoM. Penulis cerita ini, Meidya Derni, adalah pemenang penghargaan khusus untuk ceritanya yang menggambarkan spirit yang diusung BeingMoM : saling mengingatkan agar kita - sesama ibu - selalu belajar dan belajar, agar dapat memberikan yang terbaik bagi buah hati kita.

Selamat menikmati…

——————————————————————

 

“Saya merasa sangat letih hari ini. Saya tidak bisa tidur tadi malam,” keluh teman saya Yohana, sambil memasukkan potongan kentang salad ke dalam mulutnya.

 

“Kenapa? Masalah dengan Juan lagi,” tebak saya sambil menikmati makan siang bersama-sama dengan teman-teman yang berasal dari berbagai negara.

 

“Iya, dia tidak bisa tidur karena hidungnya mampet. Tadi malam dia menjerit di telinga saya. Dia minta saya melakukan sesuatu agar dapat bebas bernafas. Dia alergi debu. Dia kira dengan datang ke saya semua masalah selesai!” ucap Yohana yang berasal dari Brasil sambil melirik Juan yang asik makan potongan buah Melon.

 

“Oh…, ya…, ibu bisa mengatasi semua masalah!” ucap saya tertawa.

 

“Ya…, mereka kira kita punya tongkat ajaib yang bisa kita gunakan kapan saja dan semua masalah selesai,” ucap teman saya Jane dari Philipina.

 

“Yap…, ibu tahu semuanya. Ibu hebat!” ucap saya lagi.

  Read more »

Ultah ke 4 BeingMoM

Tanpa terasa, hari ini milis BM genap berusia 4 tahun..
Terima kasih untuk semua BM-ers atas kerja sama, sharing, cerita,
info, masukan dan kebersamaan dengan BM selama ini…

Salam,

BM’s Mods

 

————————–

Happy b’day BeingMom…semoga makin sukses dan tetep menjadi sumber ilmu untuk pengetahuan kita dalam masalah parenting;)
Truly - emaknya Kei

 

Selamat ulangtahun BM, smoga + ramai member’a, smakin penuh ilmu, pengetahuan& pengalaman, semakin mengasyikkan jadi tempat share…..

Happy Birthday B’Mom  
Sukses selalu & Selalu Menjadi Sumber Pengetahuan para bunda
Maharani Gafur - bunda zahra & aya

 

Happy birthday being mom…
Semoga tambah sukses dan selalu menjadi tempat bagi para orang tua untuk saling berbagi hal yang positif untuk mendidik anak
Keep the spiritz BMers..
Yorin

 

Selamat ulang tahun milis tercintaku.. ..
Kaulah sumber informasi dan inspirasiku. ..
Dengan harapan semoga aku bisa menjadi ibu yang baik ….
Walaupun harapan itu belum terpenuhi…
Tapi kau tetaplah sumber yang dapat kupercaya… .
Semoga kau tetap bertahan sebagai milis segala sumber info dan sukses slalu…
Salam sayang buat moderators dan semua BM-ers….
TiNa

Read more »

Demam Dengue dan Demam Berdarah Dengue

Dengue merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus Dengue (DEN-1, DEN-2, DEN-3, or DEN-4). Virus ini menyerang manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti, Aedes albopictus dan Aedes polynesiensis (kedua nyamuk terakhir kurang berperan dalam penularan penyakit ini). 

 

Indonesia termasuk daerah endemis Dengue, karena beriklim tropis. Hanya daerah yang berada pada ketinggian lebih dari 1000 meter, dimana nyamuk Aedes tidak dapat hidup, yang terbebas dari penyakit ini.

 

Seperti halnya penyakit virus yang lain, infeksi Dengue bersifat self-limitting. Artinya, setelah perjalanan penyakit ini selesai, penyakit ini akan sembuh dengan sendirinya. Tidak ada obat yang dapat membunuh virus Dengue ini.

 

Semua serotipe virus Dengue tersebut terdapat di Indonesia. Infeksi oleh salah satu jenis serotipe ini akan memberikan kekebalan seumur hidup tetapi tidak menimbulkan kekebalan terhadap serotipe yang lain. Hal ini tentu saja berakibat terhadap sulitnya menciptakan vaksin yang efektif terhadap virus Dengue. Dengan demikian, seseorang yang hidup di daerah endemis Dengue dapat mengalami infeksi sebanyak 4 kali seumur hidupnya. 

 

 

CARA PENULARAN

Jika seseorang yang terinfeksi virus Dengue digigit oleh nyamuk Aedes aegypti, maka nyamuk tersebut akan dapat menularkan langsung jika menggigit orang lain. Sekali dalam tubuh nyamuk tersebut terdapat virus Dengue, maka sepanjang hidup nyamuk tersebut, ia akan bersifat infektif.

 

Dengue tidak menular secara langsung dari orang ke orang, melainkan hanya menular melalui gigitan nyamuk yang telah terinfeksi.

Read more »

Kopdar Bento - 10 Oktober 2009

Beberapa waktu sebelum memasuki bulan Ramadhan, ada satu topik hangat di milis BM : bento. Apa sih bento itu? Ini adalah istilah bahasa Jepang untuk makanan bekal berupa nasi dan lauk pauk dalam kemasan praktis. Ciri khas bento adalah pengaturan jenis lauk dan warna agar mengundang selera. Bento bisa disiapkan sendiri, dan bagus tidaknya bento yang dibuat tergantung keterampilan dari pembuatnya.

Tercetuslah ide untuk berkopdar dengan acara halal bihalal setelah Lebaran, sambil belajar bento. Lho, memangnya bisa? Siapa ya gurunya, apa harus cari koki resto Jepang? Weits jangan salah… BMers gitu lho… Di milis ini, mau cari ‘jagoan’ apapun juga ada. Untuk urusan perbentoan, siapa lagi jagonya kalau bukan Truly Syarif. Jadi deh Truly didapuk untuk menurunkan ilmunya bagi teman-teman yang lain. Dan Kiki menyediakan rumahnya untuk dipakai sebagai tempat pertemuan.

 

Yang namanya ibu-ibu, pasti punya ‘kewajiban’ menyiapkan bekal makan siang atau snack anak untuk dibawa ke sekolah. Jadilah animo BMers sangat luar biasa. Awalnya terdaftar 50-an orang peserta. Namun karena perubahan dari demo ke praktek langsung, peserta dibatasi menjadi 25 orang.

 

Ok, guru ada, tempat ada, peserta ada. Bahan dan alat disiapkan bersama oleh Truly dan Mods. Yang belum ada, makan siangnya. Kurang seru kalau ngumpul-ngumpul tanpa makan. Bagaimana kalau patungan atau ber-potluck-ria saja? Ibeth ditunjuk jadi koordinatornya. Ternyata peserta semangat sekali membawa potluck. Jadilah makan siang besar : mau cari menu Eropa, atau Indonesia asli, atau sekedar cemal cemil (yang sudah bisa bikin super kenyang), beres….

 

Hari Sabtu, 10 Oktober pagi, BMers berkumpul di tempat Truly. Dimulailah pembelajaran bento pertama : menu nasi dengan lauk sosis - telur dadar bunga, telur rebus cetak dan prajurit telur puyuh, plus mie goreng, buah potong dan jelly. Pertama-tama Truly menunjukkan cara mencetak telur rebus dengan egg mold bentuk kelinci dan beruang. Lalu mencetak nasi dengan rice mold bentuk bintang atau hati. Selanjutnya, telur dadar digunting, lalu dibentuk bersama sosis menjadi bunga. Wow… BMers ramai-ramai tepuk tangan ketika sosis - telur dadar bunga yang cantik selesai dibuat oleh Truly J

Read more »

Langkah-langkah Menyiapkan Bento

BENTO NASI

 

 

 

 

 

 

Yang harus dipersiapkan:

1.       Kotak makan

2.       Nasi putih

3.       Mie goreng

4.       Sosis yang dipotong menjadi 4 bagian, di bagian ujung dikerat kotak-kotak, goreng sebentar.

5.       Telur dadar

6.       Chicken wings

7.       Selada, wortel dicetak bentuk bunga

8.       Telur dan telur puyuh rebus

9.       Jelly, coklat

Read more »

Resep Praktis Selama Tidak Ada Asisten Rumah Tangga

Bingung menyediakan makanan dan camilan bagi si kecil (dan orang tuanya juga) selama libur Lebaran dimana asisten rumah tangga sedang mudik? Masa’ harus beli makanan di luar melulu? Berikut beberapa resep praktis yang bisa dilakukan sendiri di rumah, serta tidak menyebabkan cucian piring menumpuk.

 

 

Udang Goreng Mentega

 

Bahan:

250 gr udang jerbung ukuran sedang, sudah dikupas & dibelah punggungnya

½ bawang bombay ukuran sedang, iris memanjang

1 sdm margarin

2 sdm minyak goreng

2 sdm kecap manis

1 sdm saus tomat

Lada

Garam

Read more »

Home Education - Mengubah Paradigma Pengasuhan Orang Tua dan Anak

*Home sweet home*

 

Saya yakin, semua orang yang mendengar kata ‘home‘ pasti di benaknya terlintas bayangan menenangkan. Bayangan seorang Ibu mungkin, atau suasana nyaman yang didapat dari sebangun rumah yang hangat? Apa pun itu, kata ‘home‘ yang sulit dicari padanan katanya dalam bahasa Indonesia, membuat setiap orang merasa tenang.

 

Di dalam sebuah rumah, di situlah manusia mulai belajar. Sejak kecil sebenarnya kita tak henti belajar. Tidak percaya? Coba lihat seorang bayi yang masih merah. Dia belajar percaya pengasuhnya. Kemudian dia belajar untuk menegakkan kepala, berguling, mengenali orang lain, duduk, merangkak, bicara, berdiri, berjalan, untuk kemudian dia bisa berlari dan melompat, bahkan memanjat. Di mana ia belajar semua itu? di rumah. Dengan siapa? Dengan Ayah & Bundanya.

Read more »

Hak & Kewajiban Pasien Selaku Konsumen Kesehatan

Saat ini kasus Prita Mulyasari vs RS Omni International Tangerang tengah mendapat sorotan. Seperti yang ia tuliskan pada e-mailnya yang kemudian dikutip beberapa media, awalnya Prita datang ke RS tersebut dengan keluhan pusing dan demam tinggi. Prita disarankan rawat inap di RS tersebut berdasarkan hasil lab yang menunjukkan angka trombosit 27.000 dan oleh karena itu didiagnosa sebagai demam berdarah. Belakangan, hasil lab trombosit 27.000 dinyatakan direvisi. Masalah kemudian berkembang seperti yang sudah kita ketahui dari pemberitaan di berbagai media.

 

Cukup sering kita dengar permasalahan serupa, dengan inti permasalahan hubungan pasien dengan dokter dan rumah sakit. Dimana pasien adalah konsumen kesehatan, sedangkan dokter dan RS adalah produsen yang menyediakan layanan kesehatan tersebut.

 

Membaca kasus-kasus seperti ini, pertanyaan yang kemudian muncul adalah, apa sebetulnya hak dan kewajiban dari masing-masing pihak ? Pasien dan dokter tentu sama-sama berharap bisa menjalin kerja sama yang baik dan tidak berakhir di persidangan.

 

Tampaknya ada paradigma yang perlu diperbaiki agar pasien memandang dirinya sendiri pada posisi yang lebih baik. Selama ini, mungkin berakar dari jaman penjajahan Belanda yang bahkan membedakan ”derajat” dokter pribumi dengan dokter asli Belanda, posisi dokter disetarakan bagai dewa. Titah dokter adalah keharusan, sehingga pasien tidak sempat (atau tidak mau?) berpikir bahwa pasien sesungguhnya PENENTU keputusan tindakan medis.

  Read more »