Kopdar Bento - 10 Oktober 2009
Beberapa waktu sebelum memasuki bulan Ramadhan, ada satu topik hangat di milis BM : bento. Apa sih bento itu? Ini adalah istilah bahasa Jepang untuk makanan bekal berupa nasi dan lauk pauk dalam kemasan praktis. Ciri khas bento adalah pengaturan jenis lauk dan warna agar mengundang selera. Bento bisa disiapkan sendiri, dan bagus tidaknya bento yang dibuat tergantung keterampilan dari pembuatnya.
Tercetuslah ide untuk berkopdar dengan acara halal bihalal setelah Lebaran, sambil belajar bento. Lho, memangnya bisa? Siapa ya gurunya, apa harus cari koki resto Jepang? Weits jangan salah… BMers gitu lho… Di milis ini, mau cari ‘jagoan’ apapun juga ada. Untuk urusan perbentoan, siapa lagi jagonya kalau bukan Truly Syarif. Jadi deh Truly didapuk untuk menurunkan ilmunya bagi teman-teman yang lain. Dan Kiki menyediakan rumahnya untuk dipakai sebagai tempat pertemuan.
Yang namanya ibu-ibu, pasti punya ‘kewajiban’ menyiapkan bekal makan siang atau snack anak untuk dibawa ke sekolah. Jadilah animo BMers sangat luar biasa. Awalnya terdaftar 50-an orang peserta. Namun karena perubahan dari demo ke praktek langsung, peserta dibatasi menjadi 25 orang.
Ok, guru ada, tempat ada, peserta ada. Bahan dan alat disiapkan bersama oleh Truly dan Mods. Yang belum ada, makan siangnya. Kurang seru kalau ngumpul-ngumpul tanpa makan. Bagaimana kalau patungan atau ber-potluck-ria saja? Ibeth ditunjuk jadi koordinatornya. Ternyata peserta semangat sekali membawa potluck. Jadilah makan siang besar : mau cari menu Eropa, atau Indonesia asli, atau sekedar cemal cemil (yang sudah bisa bikin super kenyang), beres….
Hari Sabtu, 10 Oktober pagi, BMers berkumpul di tempat Truly. Dimulailah pembelajaran bento pertama : menu nasi dengan lauk sosis - telur dadar bunga, telur rebus cetak dan prajurit telur puyuh, plus mie goreng, buah potong dan jelly. Pertama-tama Truly menunjukkan cara mencetak telur rebus dengan egg mold bentuk kelinci dan beruang. Lalu mencetak nasi dengan rice mold bentuk bintang atau hati. Selanjutnya, telur dadar digunting, lalu dibentuk bersama sosis menjadi bunga. Wow… BMers ramai-ramai tepuk tangan ketika sosis - telur dadar bunga yang cantik selesai dibuat oleh Truly J
Lain lagi komentar BMers ketika melihat Truly membuat helm prajurit dari tomat cherry, lantas membuat muka si prajurit telur puyuh. Oooh, mata dan mulut dibuat dari nori yang dicetak / dipotong dengan puncher, atau digambari dengan saos tomat. BMers langsung ramai berkomentar : mesti bangun jam berapa ya, kalau mau menyiapkan bento seperti ini untuk bekal anak ?
Membuat bento memang ribet, tapi tetap tidak mengurangi semangat BMers untuk segera mencoba. Tak lama, sibuklah BMers berkreasi dengan bentonya masing-masing. Ada yang sibuk memilih-mililh bentuk telur rebus. Ada yang bingung ketika mata nori prajuritnya hilang satu. Ada yang ‘protes’ : lhoo kok sosis bungaku ga bisa mekar cantik kayak punya Truly ? hehehehe….
Satu menu selesai, dilanjutnya dengan menu berikutnya : roti bentuk anjing. Maksudnya adalah roti manis yang dihias menjadi bentuk muka anjing. Kok bisa ? Bisa dong…. Roti manis diberi mata, mulut, alis, hidung dari nori dan keju. Lalu kupingnya dibuat dari baby carrot. Tambahkan jelly dan coklat supaya kotak bento penuh. Voila, jadilah.
Urusan perbentoan selesai, lalu makan siang. Wah, karena banyaknya jenis dan jumlah makanan, sampai bingung mau makan apa dulu ya ? Apalagi semuanya enak. Bahkan karena
berlebih, beberapa BMers sudah mulai melakukan ‘operasi plastik’, yaitu ‘membereskan’ makanan ke dalam bungkusan untuk dibawa pulang. Paling seru waktu BMers ramai-ramai menyerbu kelengkeng bawaan Yuyun tuh….
Makan siang dan ‘operasi plastik’ diselingi gurauan dan berbelanja peralatan bento dari ‘lapak’ Truly. Waaah bagus-bagus deh, sampai bingung (dan rebutan) mau beli yang mana.
Selesai ? Belum dong. Acara dilanjutkan dengaaaaan…. Pembagian doorprize ! Sebelumnya, Mods memberikan token of appreciation berupa sosis Rumah Asap kepada Kiki yang sudah merelakan rumahnya diacak-acak hehehe… Lalu HP Flexy dari Telkom kepada Truly yang telah menurunkan ilmu perbentoan serta rela bersusah payah menyiapkan ini itu, termasuk 30 butir telur rebus cetak dari malam sebelumnya.
Lalu pembagian doorprize dimulai. Marlyn, Henny Susila dan Dewi beruntung mendapatkan Tupperware dari Maria. Eeeh gantian Maria mendapat tiket nonton di Blitz dari Ibeth. Beberapa BMers yang memiliki anak perempuan mengincar doorprize Barbie dari Henny Novriany, yang malahan jatuh ke tangan Listi. Lhoooo siapa yang main Barbie-nya tuh, tak mungkin Alfin dan Arham kan ya ? Ibunya dong, kalau begitu ? Ibeth yang mengincar Hotwheels (juga dari Henny), terpaksa gigit jari begitu Henny meneriakkan nama,”Kartini !”.
Sudah ? Eits, masih ada satu HP Flexy dari Telkom, sebagai doorprize utama. Mbak Leila sebagai pembawa doorprize utama, didapuk untuk mengambil kocokan doorprize, membuka gulungan kertas, dan membaca nama,”Faraaaa”… wah beruntung benar BMers yang satu ini, baru pertama kali ikut kopdar, langsung dapat doorprize utama. Pastinya ketagihan nih ikut kopdar lagi…
Seperti biasa, acara diakhiri dengan foto bersama. Sampai jumpa lagi di kopdar berikutnya….

Terima kasih kepada :
- PT. Telekomunikasi Indonesia
- Truly Syarif
- Kiki Setiawan
- Elisabeth Manik
- Leila Wibowo
- Henny Novriany
- Maria Wulandari
Komentar BMers :
Pas aku share kopdar bento, banyak temanku yang ga ikut milis pada kepengen… Pertama kali Rakhel lihat hasil bento-ku, langsung dipamer ke Nailah (anak Henny – salah satu BMers) dan jadilah mereka saling pamer karya emaknya hehehe. Sayangnya, yang dicolek cuma jelly-nya, sisanya disimpan rapi, hiks hiks… Dan hari Senin Rakhel tetap mau bawa pisang coklat untuk bekal ke sekolah, jadi ilmu bento terpaksa disimpan dulu J
Santi, mama Rakhel dan Raia
Puas banget… ga sia-sia bolos kerja
Maria, mama Aqila
Kopdar Bento seru mak !
Bikin bento seru, makan siang seru dan enak, rebutan lengkeng heboh sampe berdarah-darah (hiperbola, hehehe). Sampai di rumah Sahel intip bento dan bilang,”Wih keren lho Bunda, tapi boleh dimakan kan ya?” hehehe, dia pikir buat pajangan kali ya. Tapi Seninnya pas mau praktek, suami malah bilang,”Udahlah, tempe aja pake dicetak-cetak, nanti telat” gubrak, langsung ilfil deh. Hahahaha….
A-ang, bunda Sahel dan Daffa
Emang seru abis, rahang pegel kebanyakan ketawa, ga rugi Cikarang – Cibubur (yang pulangnya macet paraaaaaah). Hari Selasa nyoba bikin bento, berbekal peralatan yang sudah dicicil sejak 2 bulan yang lalu… hehehe… niat…. Bikin bento nasi, pake sosis rumah asap, egg mold (berhasil ! thanks ya Truly…). Nailah suka tuh, dibawa-bawa keliling rumah, bikin emaknya deg-degan takut tumpah
Can’t wait for the next kopdar…
Henny - Umminya NaiZa
Terimakasih udah mau datang jauh-jauh ke Cibubur….
Maaf kalau sebagai tuan rumah ada yg kurang berkenan, rumahnya kurang gede jadi agak mepet-mepetan tapi kalo deket-deketan kan jadi mesra hihihihi… Dengan senang hati kalo mau ngumpul-ngumpul lagi silakan datang ke sini yaaa…. Hari Senin langsung praktek dan Aya seneng banget karena dia yang milih bentuknya, trus sampai sekolah dipamerin ke gurunya hihihi…
Malamnya, papanya Aya nanya, kok makan malamku ga di bento juga ?? Wadoohhh….!!!!!
Kiki, mama Aya dan Insan
Minasan ! Domo arigato gozaimasu atas acara kopdar yang seru banget. Salut untuk panitia atas kerja kerasnya, trims buat Kiki, maaf ya ga bantu beres-beres. Terima kasih untuk Henny dan Iin atas tumpangannya. Khusus untuk Truly, ga nyangka bakal ketemu lagi. Buat Henny, Kindly, Listi, Nieken, Aang, pokoknya semua, terutama doorprizenya itu lho, ga nyangka pulang bawa HP (terharu)
Fara Dewi
Pulang dari kopdar jemput Kakak balet, langsung ditanya mana bentonya. Awalnya dikira itu bento buatan mama Truly, aduh bundanya sedih deh. Tapi begitu dibilang ini bikinan Bunda, Kakak langsung muji-muji, bilang cantik banget bentonya, duuh senengnya. Yang lucu, sore itu langsung ke ultah temannya Kakak di Kemang, gubrak kado ketinggalan ! Putar otak, usul ke Kakak gimana kalo bentonya aja yang dijadikan kado. Ehhhhh Kakak nangis sejadi-jadinya…. waaaduuuhhh…. ternyata segitunya ya… Tapi Senin pagi ini belum bikin bento lagi karena rusuh.. harus dirancang dulu sepertinya yaa supaya pagi-pagi ga mati gaya….
Leila, bunda Naisha dan Nashwa
Ga nyangka bakal ketemu mbak Fara yang adalah teman baiknya kakakku… kok bisa ya…
Kalo aku begitu nyampe rumah, turunin barang termasuk bento dan reaksi Kei adalah,”Idiiihhhh….ibu ngapain sih bawa-bawa bekel aku…. Malu tau kaya anak kecil aja! Kan udah ibu-ibu”…. Aku cuma bisa hhhh….. dan jelasin deh….. hehehehe…. Ssssst… makasih HPnya, langsung diambil Kei dan jadi hak milik deh… hahahaha….
Truly, ibu Keira
Thanks atas kopdar yang seru kemarin, walaupun aku datang paling akhir, telat ga kira kira, menjelang makan siang baru muncul, hahaha..Maklum rumah lagi hectic jadi lautan kue krn hari sebelumnya jadwal kacau akibat mati lampu. Makanan nya …suer enak enak bangetttts…dimana ada ibu-ibu berkumpul, pasti makanan melimpah ruah…
Vita, mama Cath dan Michael
Sekarang yang dibuatin bento bukan cuma Lunar, papanya juga di-bento-in dengan catatan ga boleh protes… jelek or bagus harus dipuji-puji hehehe…
Iin, mama Lunar dan Ikey
Hari Senin langsung praktek pastinya buak bekal sekolah Egin. Senang banget judulnya. Katanya,”Ma, kok nasi Egin bisa bentuk hello kitti sih (secara rice moldnya mirip hello kitti). Mau lagi ya Ma…” Duh senengnya hati ini… So tiap hari jadinya nasi dibentuk pake rice mold, terus semalam nyoba buat nugget pake cutter hasil belanja di mbak Truly J
Marlyn, mama Egin
Posted: October 29th, 2009 under A1-Off Air Activities.
Comments: 1




Saat ini kasus Prita Mulyasari vs RS Omni International Tangerang tengah mendapat sorotan. Seperti yang ia tuliskan pada e-mailnya yang kemudian dikutip beberapa media, awalnya Prita datang ke RS tersebut dengan keluhan pusing dan demam tinggi. Prita disarankan rawat inap di RS tersebut berdasarkan hasil lab yang menunjukkan angka trombosit 27.000 dan oleh karena itu didiagnosa sebagai demam berdarah. Belakangan, hasil lab trombosit 27.000 dinyatakan direvisi. Masalah kemudian berkembang seperti yang sudah kita ketahui dari pemberitaan di berbagai media. 
Yaa… memang lebih enak berkegiatan di Athena pada pagi hari, kala matahari belum bersinar terik. Sebanyak 32 anak berusia 3 – 10 tahun dari 25 keluarga, berkumpul di ruang atas untuk mendengarkan penjelasan tentang kuda dari Manajer Athena Stable, Pak Toni
Apa yang terbayang bila mendengar kata sushi ? Hm… jenis makanan khas Jepang yang satu ini memang lezat dan unik. Kalau kursus membuat sushi ? Asyik pastinya. Kalau kursus sushinya bareng ibu dan anak ? Wah… pasti seru dan heboh !
Dulu kesibukan orangtua kita mencari sekolah dimulai pada bulan Juni, di saat ujian akhir telah selesai dilaksanakan. Kini masa-masa kesibukan itu sudah jauh bergeser. Spanduk-spanduk pendaftaran sekolah sudah mulai berkibar di awal bulan Desember, yang memampangkan jadwal pendaftaran, pembayaran, dan tes masuk. Dan tentu saja sistem pengajaran yang dianut oleh sekolah itu. Ada sekolah nasional, internasional, nasional plus, <i>active learning</i>. Ooooooh… bisa pusing kepala para orangtua jaman sekarang. Karena pusing kepala inilah, maka topik obrolan di milis-milis berkutat seputar cara mencari sekolah untuk anak-anak.