Main menu:

My site was nominated for Best Parenting Blog!
Vote for BeingMom!
 
 
 
Subscribe milis BeingMoM


 
 

Visit: 387084*

sejak 20 Januari 2007

Add to Technorati Favorites

Site search

Categories

Archive

Mengenal Perkembangan Bayi

Perkembangan bayi mencakup kemampuan perseptual, motorik (gerakan tubuh), kognitif,dan keterampilan sosial. Pertumbuhan dan perkembangan setiap bayi tentu tidak selalu seragam. Maka tidak perlu kaku dalam menilai kemajuan perkembangan bayi. Standar yang dibakukan sebagai tahapan perkembangan merupakan bahasa statistik. Mayoritas bayi normal sudah mencapai tahapan perkembangannya sejalan dengan umurnya.

Jangan cepat cemas dulu apabila perkembangan bayi kita tidak persis sesuai standar baku sepanjang masih dalam batas-batas normal Apabila terjadi kelambanan perkembangan yang ekstrem, perlu mendapat perhatian setiap orangtua.

Umur Bayi –> Tahapan Perkembangan
3 - 4 bulan –> Mengangkat kepala
4 bulan –> Tengkurap
5 bulan –> Berguling
6 bulan –> Mengangkat dada dan perut atas saat tengkurap
8-9 bulan –> Merangkak
10-11 bulan –> Merambat-rambat sekitar kursi
9-12 bulan –> Meraih mainan saat duduk
11-12 bulan –> Posisi berdiri
15 bulan –> Berjalan
18 bulan –> Berlari dan masih terjatuh
2 tahun –> Lancar berjalan dan berlari
3 tahun –> Berdiri dengan satu kaki beberapa saat
4 tahun –> Berlari, melompat, memanjat, naik sepeda roda tiga
5 tahun –> Melompat dengan satu kaki, main sepatu roda,renang, memanjat

Tabel di atas menunjukkan tahapan perkembangan umum seorang bayi. Dari bulan ke bulan sejak lahir, bayi juga memperlihatkan tahapan perkembangan yang lebih rinci. Namun bagi orangtua, cukup mengamati pokok-pokok tahapan penting perkembangannya saja. Tujuannya agar mampu menilai kapan suatu tahapan perkembangan bayi tergolong abnormal.

KONSULTASI DOKTER KALAU ABNORMAL

Untuk bayi berumur 8-12 bulan, konsultasikan ke dokter apabila

  • belum bisa merangkak
  • tak bisa tengkurap
  • tidak dapat mencari barang yang disembunyikan di depannya
  • belum bisa mengucapkan satu-dua patah kata
  • tidak mampu menirukan gerakan-gerakan tubuh, belum bisa melambaikan tangan, atau menggelengkan kepala
  • belum bisa menunjuk barang atau gambar.

Untuk bayi 2 tahun, waspada apabila

  • belum bisa berjalan
  • beberapa bulan sesudah bisa berjalan, berjalannya abnormal
  • belum bisa berbicara sedikitnya 15 kata pada umur 18 bulan
  • belum bisa merangkai kalimat dengan dua kata pada umur 2 tahun
  • tidak tahu fungsi alat-alat di rumah seperti telepon, sendok-garpu, sikat gigi
  • belum mampu menirukan gerakan tubuh atau kata-kata
  • belum bisa mengikuti tugas yang sederhana
  • belum bisa menggerakan mainan beroda.

Balita berumur 3 tahun, perkembangannya dinilai abnormal, apabila

  • masih sering terjatuh waktu berjalan, dan belum bisa menaiki tangga rumah
  • ucapannya tidak jelas
  • belum bisa membentuk menara dari balok mainan
  • belum mampu berkomunikasi dengan frasa pendek
  • belum bisa bermain jadi ibu-ibuan/ayah-ayahan
  • gagal memahami perintah yang sederhana
  • tidak interes pada anak lain
  • susah berpisah dari ibu.

Bagaimana dengan balita berumur 4 tahun? Amati dan waspada apabila

  • belum bisa melempar bola
  • belum bisa melompat
  • belum bisa naik sepeda roda tiga
  • masih menangis (mengadat) bila ditinggal pergi orangtuanya
  • tidak interes bila bermain yang bersifat interaktif
  • acuh tak acuh terhadap anak lain

Anak berumur 5 tahun sudah lebih matang perkembangannya. Dinilai abnormal apabila

  • sangat penakut
  • berperilaku agresif
  • tidak bisa berpisah dari kedua orangtua tanpa memprotes
  • tidak mampu berkonsentrasi lebih dari lima menit
  • interesnya rendah saat bermain dengan anak lain
  • menolak berespons terhadap orang-orang dekat, dan responsnya datar saja.

Anak dengan keabnormalan perkembangan perlu dikenali lebih dini. Mungkin di balik itu ada sesuatu yang perlu dikoreksi. Siapa tahu memang ada penyakit yang perlu dilacak lebih lanjut. Sebagian saja terjadi lantaran kekeliruan orangtua.

PERLU STIMULASI PENGASUH

Bayi tak mungkin berkembang normal tanpa distimulasi. Stimulasi harus datang dari orangtua, atau pengasuhnya. Stimulasi fisik berupa pijatan khusus; stimulasi gerakan dengan latihan motorik anggota gerak (kinetik), menirukan gerakan; stimulasi suara dan bunyi; mengajak berbicara, mendengar dongeng, menirukan bunyi, melihat dan membedakan warna, stimulasi bertanya, mendengar musik; keterampilan memegang barang, memainkan mainan, menangkap dan melempar bola; berlari dan mengejar, serta melaksanakan perintah.

Bagi ibu bekerja, siapa pun yang mendapat mandat menjadi pengasuhnya selama ibu tidak di rumah harus dibekali kemampuan memberikan stimulasi pada perkembangan anak dari jam ke jam. Pengasuh yang “bisu” atau kurang banyak berbicara akan menciptakan anak yang lamban berbicara. Pengasuh yang kurang hirau pada anak, akan menciptakan anak yang melempam perkembangannya. Peran pengasuh sangat besar, selain menentukan perkembangan anak.

MENGASUH DENGAN SERBA TIDAK BOLEH

Manakala mobilitas bayi sudah mulai banyak, begitu mulai pandai berjalan, bahaya rentan dialami. Terjatuh, terpeleset, terbentur, terantuk, tercedera, peristiwa yang sebetulnya terantisipasikan. Namun berbeda dengan gaya pengasuhan di Barat, orangtua kita cenderung terlalu takut dalam menjaga anak.

Anak yang terlampau dilindungi, dan dijaga, rasa percaya dirinya kurang bertumbuh. Anak jadi serba takut melakukan ini-itu yang baru. Padahal anak perlu mengeksplorasi sekujur lingkungannya. Perlu selalu mencoba hal-hal, kegiatan, atau suasana yang baru tanpa merasa diri terkungkung, atau terlalu diawasi.

Yang benar, biarkan anak memperkaya pengalamannya terjatuh, misalnya, sambil terus memonitor gerak-geriknya. Biar anak lebih leluasa mengenal lingkungannya dengan akrab. Selama eksplorasi anak terhadap lingkungannya tidak sampai mengancam jiwanya, atau diantisipasi bisa membahayakan dirinya, orangtua dan pengasuh tidak perlu terlalu mengintervensi. Untuk itu anak harus diajuhkan dari segala yang bisa mengancam keselamatannya, atau berpotensi membahayakan dirinya.

“CHILD SAFETY FIRST”

Untuk itulah mendahulukan keamanan bagi lingkungan anak (child safety first) sangat diperlukan. Rata-rata kita sering mengabaikan hal ini, sehingga tidak jarang bayi terancam, dan menjadi korban kelalaian orangtuanya. Bayi belum mampu mengantisipasi kondisi berbahaya. Jadi apa pun bentuk dan wujud kondisi yang tidak sehat tersebut, bayi berhak mendapat pengamanan dari orangtua, atau pengasuhnya.

Sebut saja, pengamanan tangga rumah, tidak bermain sendiri di tepi kolam renang; jauhkan dari menyentuh saklar listrik atau kabel listrik; tak boleh ada benda tajam di dekat bayi, seperti pisau, gunting, jarum. Jangan biarkan anak menjangkau lemari obat, bahan kimiawi pembersih rumah (karbol, lisol, pemoles lantai); tidak bermain di dapur; dan jangan lupa, berbahaya meninggalkan bayi terkunci sendiri dalam mobil, atau berkendara tanpa pengaman khusus bagi bayi dengan pintu mobil disetel tidak dapat dibuka dari dalam.

Sumber : dr. Handrawan Nadesul, http://www.sahabatnestle.co.id/

Comments

Comment from Sudaryanto
Time: June 23, 2007, 3:15 pm

Bagaimana mengukur perkembangan gerak bayi secara kuantitatif ?

Comment from erlin susanti
Time: November 5, 2008, 12:08 pm

Imunisasi apa saja yang diberikan dokter sejak lahir sampai berusia 2 tahun?

Comment from dwi aryani
Time: January 17, 2009, 11:49 am

Apakah bayi kita dapat menempuh masa perkembangan lebih pesat/cepat dari tahapan perkembangan umur? Kalau bisa demikian apa yang harus dilakukan oleh orang tua dan menyikapi perkembangan anak yang seperti itu?
Terima kasih

[MODS] Untuk diskusi dan tanya jawab, silakan bergabung dengan milis kami

Comment from rina
Time: February 27, 2009, 10:30 am

Anak ku umur 10 bulan belum bisa duduk sendiri tapi gigi bawah sudah tumbuh 2. dan sudah mulai ngoceh. bagaimana solusinya

[MODS] untuk diskusi dan tanya jawab, silakan bergabung dengan milis kami

Comment from asep
Time: April 2, 2009, 2:52 pm

anak saya usia 6 bulan malas tengkurap,bagaimana solusinya?

Comment from merry
Time: April 16, 2009, 12:07 am

Anak saya baru umur 5 bulan tapi sekarang dia sudah mulai mau merangkak.Apakah hal demikian wajar ?
Dan masalah makan,saya sudah mulai memberinya bubur bayi instan tapi yang seharusnya bubur itu untuk anak usia 6 bulan keatas,apakah tidak akan bermasalah jika saya terus memberinya ?

[MODS] Untuk diskusi dan tanya jawab, silakan bergabung dengan milis kami

Comment from Siti Salmiyatun
Time: April 22, 2009, 5:40 am

Anak saya umur 8.5 bulan, belum merangkak tapi nglangsut dengan dadanya bergerak kemana - mana..giginya juga belum tumbuh..tapi sudah ngoceh a.a.a. keras.
apakah wajar perkembangan anak saya…

[MODS] Untuk diskusi dan tanya jawab, silakan bergabung dengan milis kami

Comment from marina
Time: April 26, 2009, 4:34 pm

anak saya 7 bulan, belum keluar gigi, bisa berdiri, teriak, belajar merangkak
menjawab pertanyaan soal tumbuh gigi, masih wajar bu, aku pernah baca, tumbuh gigi anak bervariasi antara 6 bln - 15 bln, kalo udah lbh dari 15 bln gigi belum keluar juga harus konsultasi ke dokter…
moga2 anak2 kita normal aja ya…

[MODS] Untuk diskusi dan tanya jawab, silakan bergabung dengan milis kami

Comment from Suhaida Shariff
Time: July 6, 2009, 12:43 pm

Anak saya berumur 2 bulan dan sudah diberi beras bercampur susu. Adakah normal jika budak seusia itu tidak berak tiap-tiap hari. Anak saya cuma berak 2 hari sekali dan itupun taiknya tidak selembut seperti biasa

[MODS] Mom, jika berkenan silakan bergabung dengan milis kami untuk diskusi dan tanya jawab. Bahasa pengantar yang digunakan adalah bahasa Indonesia.

Comment from ana
Time: July 13, 2009, 6:03 pm

Anak saya sekarang umurnya 3,5 bln sejak seminggu yang lalu 3bln 10 hari uda saya kasih maem biskuit cmpr susu soalnya ASI saya sedikit n mnm sufor jg g bisa banyak. Takut asupan gizinya kurang dan menghambat tumbuh kembangnya jd saya kasih maem soalnya BBnya sebln cm naik 5-8 ons. Awalnya takut sich tp anak saya doyan banget dan alhamdulillah pupnya normal jd saya terusin

[MODS] Bu, sayang sekali anak ibu gagal mendapatkan ASI eksklusif selama 6 bulan :( Jika tertarik untuk diskusi dan sharing lebih lanjut, silakan bergabung di milis kami. Banyak BMers (member milis BM) yang gagal memberikan ASIX 6 bulan, berhasil pada anak ke dua dan seterusnya, berkat dukungan dan informasi dari sesama BMers :)

Comment from vira
Time: October 15, 2009, 3:32 am

saya mempunyai anak umur 9 bulan sudah bisa berdiri tapi tidak melalui tahap merangkak.apa bener kalo anak tidak melalui tahap merangkak nantinya jadi anak yang tidak betah duduk terlalu lama.

[MODS] untuk tanya jawab dan diskusi, silakan bergabung dengan milis kami

Comment from imel
Time: October 26, 2009, 8:35 am

kl mo gabung di milis caranya gmn ya?

[MODS] Halo mbak Imel… silakan masukkan alamat e-mail di kotak yang tersedia (bagian kiri atas), klik subscribe

Comment from Bunda hilmi
Time: November 28, 2009, 1:13 pm

Hilmi baru usia 3,5bln td udah dikasih bubur sama mertuaku,aku udah bilang kalau si baby belom siap,tapi si nenek ngeyel,kasian hilmi udah 3hari belom BAB,apa itu normal buat bayi yang makan bubur.thanks

[MODS] untuk tanya jawab dan diskusi, silakan bergabung dengan milis kami

Comment from norani othman
Time: December 14, 2009, 1:59 pm

anak sy berumur 5 tahun..tetapi belum boleh membaca sprt kanak2 seusianya…apakah itu normal?apabila diajak belajar A B C,keadaannya seperti org mgantuk dan letih….tetapi apabila dibiar kan menonton tv,wah cerah mata nya…..apakah yg harus saya lakukan..tolonglah ….

[MODS] Mungkin cara mengajarkan tidak FUN dan dianggap membosankan oleh si anak… Untuk diskusi lanjutan, silakan bergabung dengan milis kami

Comment from mama rafif
Time: March 2, 2010, 8:53 am

Saat ini rafif sdh berusia 11 bln. Lg seneng2nya maen,merangkak,dan berdiri sambil pegangan. Lumayan sering saya titah jalan..maemnya pun alhmdlillah menyenangkan. Sdh bs mengucapkan ma-ma,pa-pa,dan e-ja or kerja..tp,da sedikit mslh nich. Ampek usia 11 bln ini,giginya 1pun jg lom tumbuh. Saya sgt khawatir,krn gigi jg merupakan peranan yg sgt penting. Ya tho?!? Apakah ini msh dlm tahap normal ya?! Trims,slm..Rafif

[MODS] Untuk tanya jawab dan diskusi, silakan bergabung dengan milis kami

Write a comment